Mabestv.News.id, Leungsir, Sampora – Tumpukan limbah sampah di RT 007 RW 004, Desa Sampora, Leungsir, menjadi sorotan. Saat awak media melakukan konfirmasi di lokasi, Ari, salah seorang pengelola, menjelaskan bahwa penumpukan ini bersifat sementara.
“Ini hanya sementara, Pak. Kami sedang berupaya mengolah sampah ini menjadi kompos organik,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai keterlibatan dinas terkait, Ari menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan sangat mengharapkan solusi dari pemerintah. “Kami sangat ingin bekerjasama dengan pihak dinas agar bisa memberikan solusi terkait masalah sampah ini,” imbuhnya.
Ari mengungkapkan, pihak dinas pernah menawarkan bantuan untuk membersihkan sampah, namun dengan permintaan “incam” sebesar Rp2.500.000 untuk biaya pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang.
“Kami tidak sanggup memenuhi permintaan tersebut. Kami juga berupaya agar sampah yang ada di sini bukan berasal dari ruko-ruko. Setelah dipilah, sampah yang tersisa akan kami buang sendiri ke Bantar Gebang,” pungkasnya.
(Hotma tumangger)