Mabestv.Newsz.id, Jakarta,7 April 2026.Menerima pengaduan Ketua Tim lnvestigasi Kasus kasus Perlindungan Anak DPP.GAKORPAN # LBH PERS Prima Presisi Polri David Sianipar SH.MH & Ketua LBH JAGA TATANAN BANGSA Bp Agus Christianto.SH.MH & Dr Bernard BBI Siagian SH.MA kp Ketua DPP.GAKORPAN .Kedatangan Tim dimaksud bertukar pikiran serta bersilaturahmi ajang polemik berkepanjangan di masyarakat .lni kasus Viral yang sangat heboh agar terang benderang kemudian carut marut terjadi nya suatu kekerasan fisik hingga 2 X episode terhadap anak didik ini :
ZZ yang sebenarnya disekolah itu sangat berprestasi akademik . la kedapatan coba coba merokok di Mess .Pada akhirnya karena faktor dendam dia dihukum rotan oleh guru ini yakni pa Ustad pendidik Ponpes Jagakarsa Jakarta Selatan tersebut
alamak sadis kali ponpes itu , kenapa ini diluar batas kemanusiaan ,kenapa pula diluar nalar dunia pendidikan anak walau lbundanya Ny. Yenny Amalia telah memohon mohon untuk sujud meminta maaf .Namun ditolak hukuman pukul rotan tetap dilaksanakan hingga siswa dikeluarkan dari sekolah Patut di contoh seyogyanya istilah Guru itu artinya digugu dan ditiru Kitapun harus mawas diri untuk pula merespon apa apa yang digagas oleh Bapak Pendidikan lndonesia itu “*Ki hajar Dewantoro :”^Tut wuri handayani ,lng ngarso sung tulodo ,lng madyo mangun karso.
Problematika krusial ini miris kali para neticen ,semua faktor ini rancu terkait faktor anak lndonesia sangat lronis dilematik untuk terus diperbincangkan khalayak ramai masyarakat ,alasan kongkrit apakah sebab musabab ,kronologis peristiwa sampai bisa terjadi lbundapun menceritakan tetkait kisah pilu anaknya sambil sesenggukan sambil menangis pilu karena sangat kesal buah hati anaknya dianiyaya hingga babak belur cedera kepala di Visum Rumah Sakit ,Semua diceritakannya ,termasuk kejadian kejadian aneh sodomi terjadi di Mess terhadap pembulian asusila ,siswa siswa di ponpes tersebut .Diceritakan anak ZZ kejadian miris ini , semua gamblang ibunda Yenny Amalia pun menangis ,bersama suaminya tentang kisah kisah tragedi kemanusiaan dan kekerasan siswa yang sering dialami disiplin ponpes seolah gaya militer oleh anaknya ZZ.
Hingga Kaget mereka saat kata pihak Ponpes pemberitahuan secara lisan bahwa anaknya kenapa akhirnya katanya sudah dipecat dari sekolah Ponpes tsb .Faktor pembulian yg secara terus menerus oleh Seorang ustad itu riskan terjadi , didepan umum sangat riskan seperti dijaman penjajahan Belanda saja .Kenapa anak anak kita kog di pukulin kakinya hingga 100 X,pun pakai Rotan/ bambu Siswa ZZ gaya militer pun , di suruh sit up ,squad Jam 100 X , Akibat goncangan jiwa pembulian yang terus menerus menyebabkan si korban Kekerasan Anak “*DOWN MENTAL KEJIWAAN NYA ‘ hingga stress Jiwa ,trauma psychis karena kerap kali la mendapat perlakuan kasar dari sang Ustad tsb . Ia juga mendapatkan obat obat penenang kapsul apakah itu , enggak tahu unsur apakah isinya .Kejadian di semuanya ada diPondok Pesantren Ar Rofi Jagakarsa Jakarta Selatan.
Kak Seto pakar ilmu kejiwaan dan psychologi anak angkat bicara dan mengatakan kasus hukum.2 Laporan Polisi seyogyanya di pending dihentikan sementara dulu ,mengingat siswa semenjak Senin ,6 April 2026,harus mengikuti ujian kelulusan setaraf SMP disekolah /Pondok Pesantren tersebut.Namun. Kak Seto merekomendasikan kepada pihak LPAI DKI Jakarta untuk segera turun langsung ke TKP saat pelaksanaan ujian itu ,agar dikawal semaksimal mungkin tidak ada diskriminasi sosial maupun faktor pembulian terstruktur dari Ponpes yang melemahkan konsentrasi ,faktor trauma hilling anak.didalam ujian nasional mencapai kelulusan kejenjang SMA . Pengawalan itu harus diketahui oleh pihak pengawas dari Ka Kanwil agama Propinsi DKI Jakarta ,maupun pihak pihak KPAI Jakarta sehingga rasa penuh ketakutan dari orangtua seolah olah takut & was was jika anaknya di aoa apain ,di kriminalisasi sehingga pupus sudah prasangka buruk itu .Sementara kecurigaan ada dugaan pembulian yang dilakukan.
Pengajar ,pengawas sekolah di Ponpes tersebut dapat dihilangkan.citra perseden buruk akibat kasus kekerasan anak yang sempat Viral di media sosial itu. Kak Seto menganjurkan serius agar pihak orangtua seyogyanya patut legowo ,serahkanlah progress akan seluruh kekuatiran tersebut kepada penyidik , aparat Kepolisian yang sepantasnya mereka telah menerima 2 Laporan Polisi terkait hal tersebut diatas .Dihimbau pula agar APH bekerja Presisi Polri ,profesional ,transparan ,akuntabilitas berjiwa sebagai Bhayangkara sejati ,Tribrata Polri.
Serta Catur Prasetya sehingga dapat meningkatkan Nilai kepercayaan publik yang maksimal bagi masyarakat pencari keadilan di muka bumi lndonesia tercinta ini .Seyogyanya Polisi dihimbau agar tidak masuk angin, apalagi berat sebelah saat kelak dalam.mengurai prosedural S.O.P Sat Reskrim dari Lidik ,Sidik ,P.21 kekejaksaan untuk disidangkan secepatnya terang benderang . Melalui pendekatan SCI :”*Scintific Crime lnvestigation ,agar tidak ada lagi dasar keragu – raguan fatal masyarakat tentang kasus ini sengaja dibiarkan mangkrak serta berlari ditempat terkesan tidak profesional & presisi polri ,sehingga penangananya sampai berbulan bulan semenjak Bu Yenny Amalia ibunda anak ZZ , buat LP/ SPKT itu ujar Ketua DPP.GAKORPAN.
Dr Bernard BBI Siagian menambahkan argumentasi polemik kasus ini serta uraian singkat ,harapan dan masukan dari Pakar Psychologi anak Prof Dr Seto Mulyadi Psi Msi dikediaman sekaligus kantor beliau di bilangan Cirendeu Permai ,Selapa Polri Jakarta Selatan Salam GAKORPAN ASTACITA Menuju lndonesia Emas 2045 Macan Asia yang Merdeka ..!!?? . :
Sumber Tim.lnvestigasi
DPP.GAKORPAN.
Reporter ikhsan.B