Mabestv.Newsz.id, Malang, Wagir — Udara sejuk Rabu pagi (1/4/2026) mengalir ke Pendopo Kecamatan Wagir saat Forkopimcam setempat menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H bertema “Merajut Silaturahmi dan Menguatkan Kebersamaan.” Camat Joan Nico Da Costa membuka acara dengan pantun: salam maaf lahir-batin, lalu menekankan arti sinergi Forkopimcam, toga, tomas, dan ormas dalam merajut toleransi lintas agama. Ia menutup sambutan dengan pantun kedua yang mengingatkan hadirin agar Wagir tetap guyub rukun dan damai.
Setelah Indonesia Raya, Mars Kabupaten Malang, dan ayat suci, kira-kira dua ratus tamu—Kapolsek AKP Sutadi,S.H., Wakapolsek IPDA Heru Wahono,S.H., Danramil Kapten Inf. IGN Sriyadi, MUI-MWC NU, kades, BPD, PKK, Bhayangkari Ranting, Fatayat NU, Muhammadiyah, Himpaudi, kepala sekolah, dan staf—menyimak Mauidhoh Kyai Umar yang meminta pesan saling memaafkan dengan kisah petani mudik naik traktor.
Pukul 10.30 ruangan cair: pejabat bersalaman dengan ustaz, Danramil berbincang dengan Himpaudi, Wakapolsek membahas pos ronda bersama Muhammadiyah. Foto bersama di teras mematri keragaman—kopiah, lencana Bhayangkari, dan peci berdampingan—lalu ramah tamah mengalirkan diskusi posyandu dan lapak pare Lebaran. Acara selesai menjelang zuhur, aman lancar.
Di Wagir yang bertumpu pada jalur lintas dan kebun sayur, Halal Bihalal ini menegaskan kembali bahwa maaf-maafan pasca-Lebaran adalah ruang nyata merajut kepercayaan lintas iman dan organisasi, bukan sekadar seremoni.(u-hmssekwgr/Imam)