Mabestvnews, JAKARTA : Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Di tengah perubahan teknologi, dinamika sosial, serta tuntutan kompetensi global yang semakin kompleks, dunia pendidikan membutuhkan sumber daya akademik yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dan kepedulian terhadap masyarakat.
Salah satu akademisi yang selama ini aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, literasi, dan pengabdian masyarakat adalah Dr. Iswadi, S.Pd., M.Pd. Dengan latar belakang pendidikan Manajemen Pendidikan serta pengalaman di lingkungan akademik dan organisasi kemasyarakatan, Dr. Iswadi menempatkan pendidikan sebagai instrumen strategis untuk membangun manusia yang berkarakter, kompeten, kreatif, dan adaptif.
Perjalanan akademiknya dibangun melalui proses pendidikan yang panjang. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Pidie, Aceh, Dr. Iswadi melanjutkan studi Sarjana Pendidikan di Universitas Serambi Mekkah dan memperoleh gelar S.Pd. pada 2005. Pada 2006, ia mengikuti program pendidikan di Institut Perguruan Darul Aman, Malaysia.
Pengembangan kapasitas akademiknya kemudian berlanjut melalui pendidikan Magister Pendidikan di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang diselesaikan pada 2009. Sebelas tahun kemudian, ia meraih gelar Doktor bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta pada 2020.
Latar belakang tersebut menjadi salah satu pijakan dalam kiprahnya sebagai akademisi dan praktisi pendidikan. Sebagai dosen Magister Pendidikan dasar di Universitas Esa Unggul, Dr. Iswadi mengampu berbagai mata kuliah yang mencakup bidang pendidikan, manajemen, kepemimpinan, kewarganegaraan, komunikasi, filsafat, kewirausahaan, hingga metodologi penelitian.
Beragam bidang yang diajarkan menunjukkan perhatian terhadap pendidikan yang bersifat multidisipliner. Menurut perspektif yang dikembangkan dalam berbagai karya dan aktivitas akademiknya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.
Komitmen tersebut juga terlihat melalui aktivitas literasi. Dr. Iswadi tercatat aktif menghasilkan berbagai buku ber-ISBN yang membahas tema pendidikan, penelitian, manajemen, filsafat, kewirausahaan, komunikasi, kepemimpinan, dan kewarganegaraan.
Karya karya yang diterbitkan sepanjang 2017 hingga 2026 antara lain _Rahasia Sukses Menembus PTN,Ilmu Alamiah Dasar, Teori Belajar,Metodologi Penelitian,Profesi Kependidikan_, _Pendidikan & Pembelajaran_
,Pengelolaan Pendidikan, Penelitian Tindakan Kelas,Pendidikan Karakter,Pengantar Pendidikan,Metode Penelitian Kualitatif ,Manajemen Risiko, Filsafat, Komunikasi Politik,Pendidikan Pancasila,Komunikasi Organisasi hingga sejumlah karya mengenai pendidikan dan kepemimpinan di era kecerdasan buatan.
Aktivitas penelitian juga menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya. Sejumlah penelitian yang dilakukan membahas isu kepemimpinan dan manajemen sekolah, kompetensi guru, pembelajaran berbasis teknologi, komunikasi publik, pendidikan pada masa pandemi, serta dinamika komunikasi masyarakat.
Beberapa judul penelitian yang mencerminkan fokus tersebut antara lain _Leadership Behaviour in Implementing the Mental Revolution for Improving Teacher Performance, The School Management in The Islamic-Based Excellent Vocational High School,Principal Leadership In Implementing Independent Learning Concept At Jatirasa II Public Elementary School, Bekasi City dan Pola Komunikasi Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Implementasi Program Merdeka Belajar_
Di bidang digitalisasi pendidikan, perhatian Dr. Iswadi antara lain tercermin melalui penelitian mengenai peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran elektronik pada era Covid-19 serta kajian mengenai peran teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian lain dari kiprahnya. Berbagai kegiatan yang pernah dilakukan mencakup fasilitasi pendidikan antikorupsi, sosialisasi pemerintahan desa, pembinaan aparatur desa berbasis _good governance_, pelatihan tutor, pendampingan data pendidikan dasar, pengembangan kapasitas pendidik, serta kegiatan peningkatan talenta dan _digital mindset_ di era digital.
Pengalaman tersebut memperlihatkan perhatian terhadap hubungan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan masyarakat. Bagi Dr. Iswadi, ilmu pengetahuan memiliki nilai strategis ketika dapat diterapkan untuk menjawab persoalan nyata dan meningkatkan kapasitas masyarakat.
Jejak kepemimpinannya juga berkembang melalui berbagai organisasi kepemudaan, pendidikan, kemasyarakatan, dan kelembagaan. Sejak masa mahasiswa, ia telah terlibat dalam sejumlah organisasi, termasuk Pelajar Islam Indonesia (PII), Ketua Osis , Forum Komunikasi Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah, serta Badan Eksekutif Mahasiswa.
Dalam perjalanan berikutnya, ia terlibat dalam kegiatan perlindungan anak, organisasi alumni, lembaga kajian, organisasi kepemudaan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia juga tercatat pernah menjadi Pembantu Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah, Ketua Persatuan Guru Ikatan Dinas Aceh-Malaysia, serta aktif dalam sejumlah organisasi akademik dan alumni.
Kiprahnya dalam organisasi dan komunikasi publik kemudian berkembang melalui sejumlah lembaga dan inisiatif sosial, termasuk Aceh Smart Learning Center Foundation, Solidaritas Akademisi Aceh, Aliansi Peduli Aceh, Lembaga Penelitian Iskandar Muda, serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya. Pada 2024, ia juga mendirikan Pejuang Pendidikan Indonesia sebagai salah satu inisiatif yang berkaitan dengan penguatan perhatian terhadap dunia pendidikan.
Memasuki era kecerdasan buatan dan transformasi digital, Dr. Iswadi melihat tantangan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi. Aspek etika, karakter, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta kualitas kepemimpinan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda transformasi pendidikan.
Pandangan tersebut semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045. Transformasi pendidikan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan pengalaman akademik, penelitian, penulisan buku, pengabdian masyarakat, serta organisasi yang telah dijalani selama lebih dari dua dekade, Dr. Iswadi terus menempatkan pendidikan sebagai ruang strategis untuk membangun manusia dan peradaban.
Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa penguatan SDM tidak hanya membutuhkan kebijakan berskala nasional, tetapi juga kontribusi konsisten dari para akademisi dan praktisi di berbagai bidang. Dalam konteks tersebut, pengalaman dan gagasan Dr. Iswadi menjadi bagian dari dinamika intelektual dan praktik pendidikan yang terus berkembang di Indonesia.
Tentang Dr. Iswadi, S.Pd., M.Pd.
Dr. Iswadi, S.Pd., M.Pd. merupakan akademisi dan praktisi pendidikan dengan latar belakang Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta. Aktivitas profesionalnya mencakup pengajaran, penelitian, penulisan buku, pengabdian kepada masyarakat, kepemimpinan organisasi, serta pengembangan gagasan pendidikan dan komunikasi di era digital. Kiprahnya diarahkan pada penguatan kualitas pendidikan, karakter, kompetensi SDM, dan kontribusi akademisi bagi pembangunan masyarakat.##

