Mabestvnews, Jakarta : Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran tidak lagi hanya berlangsung melalui interaksi tatap muka antara guru dan peserta didik, tetapi juga berkembang melalui berbagai platform digital, teknologi informasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kondisi tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam buku Psikologi Pendidikan karya Dr. Iswadi.
Buku yang diterbitkan oleh PT Penerbit Qriset Indonesia pada 26 Agustus 2026 tersebut memiliki 216 halaman. Kehadiran buku ini menjadi salah satu referensi yang membahas hubungan antara aspek psikologis dengan proses pendidikan dan pembelajaran.
Dalam buku tersebut, Dr. Iswadi mengangkat sejumlah pembahasan mengenai psikologi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Materi yang disajikan mencakup perkembangan kognitif dan psikososial, proses dan teori belajar, motivasi belajar, interaksi sosial dalam pembelajaran, hingga strategi pembelajaran.
Pembahasan mengenai perkembangan kognitif menjadi bagian penting karena kemampuan peserta didik dalam menerima, mengolah, dan memahami informasi berbeda beda sesuai dengan tahap perkembangannya. Pemahaman terhadap kondisi tersebut diperlukan oleh pendidik agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Selain perkembangan kognitif, aspek psikososial juga memiliki peran dalam keberhasilan pendidikan. Lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, serta hubungan sosial dapat memengaruhi perkembangan dan pengalaman belajar peserta didik. Karena itu, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi akademik, tetapi juga dengan perkembangan individu secara menyeluruh.
Buku Psikologi Pendidikan juga memberikan perhatian terhadap motivasi belajar. Motivasi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Peserta didik yang memiliki dorongan belajar akan lebih terdorong untuk mengikuti kegiatan pembelajaran, menyelesaikan tugas, serta mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Dalam konteks pembelajaran modern, strategi pembelajaran juga menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Pendidik dituntut mampu memilih pendekatan dan metode yang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta perkembangan zaman. Pembelajaran yang efektif tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk aktif berpikir, berdiskusi, memecahkan masalah, dan mengembangkan kreativitas.
Tantangan pendidikan semakin kompleks ketika teknologi digital menjadi bagian dari kehidupan sehari hari. Pemanfaatan teknologi memberikan peluang bagi peserta didik untuk memperoleh sumber belajar yang lebih luas. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan, seperti kemampuan memilih informasi yang dapat dipercaya, menjaga konsentrasi, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Perkembangan kecerdasan buatan dalam pendidikan menjadi salah satu isu yang semakin relevan. Teknologi AI dapat membantu proses pembelajaran melalui penyediaan informasi, dukungan terhadap aktivitas belajar, serta pengembangan berbagai bentuk sumber pembelajaran. Di sisi lain, penggunaannya membutuhkan pemahaman dan pengawasan agar teknologi tidak mengurangi peran penting pendidik dalam membimbing peserta didik.
Selain teknologi, Dr. Iswadi turut membahas pentingnya asesmen dan umpan balik dalam pembelajaran. Penilaian tidak hanya berfungsi untuk mengetahui hasil belajar, tetapi juga dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran. Umpan balik yang tepat dapat membantu peserta didik mengetahui kekuatan dan kekurangan mereka sehingga memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan.
Aspek pembentukan karakter dan pembelajaran inklusif juga menjadi bagian dari pembahasan. Pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga individu yang memiliki karakter, kemampuan sosial, serta mampu menghargai keberagaman.
Melalui buku Psikologi Pendidikan, Dr. Iswadi menghadirkan pembahasan yang menghubungkan konsep psikologi dengan berbagai persoalan dalam praktik pendidikan. Kehadiran teknologi digital dan AI membuat pemahaman terhadap perilaku, perkembangan, motivasi, serta kebutuhan peserta didik menjadi semakin penting.
Buku tersebut dapat menjadi bahan referensi bagi mahasiswa, pendidik, maupun masyarakat yang ingin memperluas pemahaman mengenai psikologi pendidikan. Di tengah perubahan dunia pendidikan yang berlangsung cepat, pemahaman mengenai aspek psikologis peserta didik menjadi salah satu dasar penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, adaptif, inklusif, dan sesuai dengan tuntutan zaman.
Dengan mengangkat berbagai aspek tersebut, Psikologi Pendidikan karya Dr. Iswadi menempatkan persoalan pembelajaran bukan hanya sebagai kegiatan transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses perkembangan manusia yang dipengaruhi oleh faktor kognitif, emosional, sosial, lingkungan, serta perkembangan teknologi.##

