Mabestv.Newsz.id, GRESIK — Sebuah tempat usaha di kawasan Jalan Raya Banjarsari, Kedayang Waduk, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terungkap menyelenggarakan kegiatan terselubung di balik kedok warung kopi. Tempat yang beroperasi dengan nama “Senja” ini diduga menyediakan jasa karaoke, wanita pendamping (LC), serta menjual minuman keras (miras) oplosan yang dikemas dengan sebutan “es moni”.
Bukan seperti warkop pada umumnya, tempat ini justru tampil mencolok layaknya diskotik malam, dilengkapi peralatan musik elektron dan penampilan wanita pendamping yang tidak lazim untuk sebuah kedai kopi. Pantauan awak media menemukan sejumlah pengunjung berupa remaja putri yang diduga masih berusia sekolah atau di bawah umur, terlihat menikmati alunan musik karaoke sekaligus mengonsumsi minuman yang diduga merupakan miras oplosan.
Tempat usaha tersebut tercatat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Namun, keberadaan NIB tersebut dicurigai hanya sekadar formalitas untuk menutupi aktivitas ilegal yang berlangsung di dalamnya.
“Tidak ada apa-apanya, hanya menjual kopi biasa dan es moni,” ucap seorang narasumber di lokasi yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (25/10/2026).
Fenomena ini memicu keprihatinan di berbagai kalangan, terutama karena melibatkan remaja di bawah umur. Pengamat Hukum, Arif, S.H., menyampaikan kekhawatirannya atas maraknya peredaran miras di kalangan generasi muda.
“Miras tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda,” tegasnya.
Jika dugaan terbukti, pengelola berpotensi melanggar Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku usaha yang memperdagangkan barang tanpa izin edar yang sah. Temuan ini juga memunculkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan aparat di wilayah Gresik dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan langsung dari kepolisian maupun Satpol PP Kabupaten Gresik terkait keberadaan tempat usaha tersebut. Media ini akan terus menelusuri perkembangan peristiwa ini, termasuk menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.(Tim/Bad86/Mam)
