Mabestv.Newsz.id, Sidoarjo – Penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di kawasan Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo, menggegerkan masyarakat pada Rabu, 24 Juni 2026. Korban diketahui merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Korban bernama Ruly Yunis Setiawati (50 tahun), warga Kelurahan Mlajah, Bangkalan, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan. Jenazah ditemukan berada di bangku penumpang depan sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan pelat nomor M 1090 GP, yang terparkir di jalur menuju Terminal 1 Bandara Juanda.
Peristiwa itu pertama kali terungkap sekitar pukul 08.00 WIB, setelah sejumlah pengguna jalan dan sopir taksi daring mencium bau tidak sedap yang berasal dari kendaraan tersebut. Kecurigaan semakin menguat ketika terlihat adanya cairan yang menetes dari dalam mobil.
Laporan warga kemudian ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya. Tim penyelamat SAR segera diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan Penanganan Kecelakaan Kendaraan (Vehicle Accident Rescue/VAR) guna membantu proses evakuasi.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa proses membuka akses ke dalam kendaraan dilakukan oleh tim gabungan SAR dengan menggunakan alat khusus pemecah kaca.
“Pada pukul 13.14 WIB, tim SAR gabungan membuka akses mobil melalui kaca pintu penumpang belakang kiri menggunakan alat pemecah kaca. Setelah akses terbuka, jenazah perempuan yang berada di bangku penumpang depan berhasil dievakuasi,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Inafis) Polda Jawa Timur bersama jajaran Polsek Sedati langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Kapolsek Sedati, IPTU Masyita Dian Sugianto S.H.M.H., membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan di kawasan Jalan Terminal 1 Bandara Juanda. Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang digunakan korban tercatat masuk ke area parkir Bandara Juanda sejak Sabtu sore, 20 Juni 2026. Fakta tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Sekitar pukul 14.15 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak kepolisian dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis dan forensik. Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban serta mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut.(imm)