
Mabestv.Newsz.id, MALANG – Polres Malang meningkatkan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mengantisipasi potensi tindak kejahatan dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan warga. Petugas mendengarkan keluhan, masukan, hingga informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, patroli dialogis menjadi salah satu cara kepolisian untuk mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus melakukan langkah pencegahan sejak dini.
“Melalui patroli dialogis, anggota bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin mendengar apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga, khususnya yang berkaitan dengan keamanan lingkungan,” kata Budiono, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian mendeteksi potensi gangguan kamtibmas. Karena itu, anggota diminta tidak hanya berpatroli, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan warga.
“Setiap masukan masyarakat menjadi perhatian kami. Bisa saja ada persoalan di lingkungan yang belum sampai kepada kepolisian. Dengan komunikasi langsung seperti ini, informasi bisa lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Budiono menambahkan, patroli dialogis juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, hingga tindak kriminalitas lainnya.
“Kami mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Pastikan kendaraan terkunci dengan baik, rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan, dan jangan mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal dengan aktivitas mencurigakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diharapkan saling berkomunikasi dan segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi tindak kejahatan.
“Jangan menunggu sampai terjadi tindak pidana. Jika melihat aktivitas yang mencurigakan, segera informasikan kepada perangkat lingkungan atau kepolisian. Langkah pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan sejak awal,” imbuh Budiono.
Ia menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat dibutuhkan agar lingkungan tetap aman dan kondusif.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Kepedulian warga dan komunikasi yang baik dengan petugas menjadi bagian penting dalam mencegah kejahatan,” tegasnya.
Budiono berharap patroli dialogis dapat memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung persoalan keamanan yang dihadapi warga.
“Kami ingin kehadiran anggota di tengah masyarakat bukan sekadar patroli, tetapi juga memberikan pelayanan dan menjadi tempat warga menyampaikan aspirasi. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan bisa diketahui lebih awal dan segera ditangani,” pungkasnya.
Polres Malang mengajak masyarakat terus menjaga komunikasi dengan kepolisian serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Malang. (u-hmsresma/imam)






