Mabestv.Newsz.id, Sidoarjo — Pemerintah desa (Pemdes) Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo terus berinovasi mengembangkan potensi desa yang ada untuk mendukung peningkatan ekonomi lokal masyarakat.
Baru-baru ini, di desa Kalanganyar telah diresmikan sebuah kafe yang diberi nama ”Kafe Ka Demangan“. Kafe ini di konsep unik dengan nuansa heritage untuk memperkuat identitas budaya dan sosial dari desa tersebut.
Kafe ini merupakan salah satu bentuk respon dari potensi besar di desa Kalanganyar sekaligus upaya mewujudkan desa Kalanganyar sebagai desa wisata, mandiri, kreatif, berdaya dan dikenal secara lebih luas.
Pemdes Kalanganyar melalui Sekretaris desa (Sekdes), Mashobich Al Masruri berharap keberadaan kafe ka demangan yang lokasinya persis depan kantor desa Kalanganyar itu nantinya bisa bertahan dan berkembang.
Menurut Sekdes, terwujudnya kafe ka demangan ini juga atas bantuan dari Pertamina DPPU Juanda yang berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, khususnya masyarakat Kalanganyar.
“Ide hingga pelatihannya dari Pertamina, termasuk barang-barang penunjang kafe. Kedepan kita akan bekerja sama seperti bagaimana agar kafe ka demangan ini berjalan baik,” ungkap Sekdes Mashobich Al Masruri, Jumat, 19 Desember 2025.
Sementara itu, pengelolaan kafe ka demangan akan dilakukan kelompok masyarakat setempat yang tergabung dalam kelompok ”Mundak Bati”. Adapun menu yang disediakan ada minuman, makanan, hingga kue-kue khas dari UMKM Kalanganyar.
Ketua kelompok masyarakat Mundak Bati, Ibu Anik menyampaikan bahwa di kelompoknya terdiri dari Ibu-ibu PKK, UMKM, dan juga karang taruna. Anik mengaku kelompoknya sudah mendapat pelatihan melalui CSR Pertamina.
“Kemarin kan ada proses, jadi untuk sajian minuman di kafe ka demangan nanti adalah hasil yang kami dapat saat diajari oleh barista yang didatangkan Pertamina,“ jelas Anik.
Masih dikatakannya, kalau untuk kue dan makanan lain itu ada seleksi. “Jadi masing-masing anggota kemarin disuruh membuat kue atau makanan. Kemudian ada seleksi dari Pertamina dan dipilihlah 5, yang 2 berupa nasi goreng, dan yang 3 berupa kue,“ terangnya.
Untuk resmi beroperasinya kafe ka demangan, Anik menyebut masih proses koordinasi lagi.
”Rencananya dalam satu Minggu mungkin tidak bisa penuh, kemungkinan hanya dua atau tiga hari, yakni Jumat, Sabtu, Minggu,“ ungkapnya.
Ia juga menyebut jika ini memang masih persiapan sejak diresmikan tanggal 14 Desember 2025 kemarin. Sesuai namanya Ka demangan, ia berencana menggunakan peralatan makan minum model lama, seperti pakai piring jadul.
Kami meyakini dari menu yang sudah terpilih itu adalah khas-nya di kafe ka demangan. Ada kopi ka demangan dan es Ka demangan, selain itu ada otak-otak bandeng asli Kalanganyar,“ tandas Anik.(Red/Imam)