Mabestv.Newsz.id, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pergeseran personel tidak akan mengganggu penyelesaian perkara yang sedang ditangani. Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merespons mutasi AKBP Rossa Purbo Bekti yang sebelumnya bertugas sebagai penyidik KPK dan kini diangkat menjadi Kapolres Bangkalan, Jawa Timur.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dharmapala, atas nama Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Sebanyak 199 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah tercatat dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan kali ini.
“Pemberantasan korupsi adalah kerja kolaboratif, termasuk dalam penanganan perkara yang dilakukan secara tim. Sehingga, pergeseran personel tidak akan mengganggu penuntasan perkara di KPK, didukung manajemen sumber daya yang ada,” ungkap Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Budi juga menegaskan bahwa selama bertugas di KPK, Rossa dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan memiliki pengalaman yang lengkap. Ia juga merupakan bagian dari tim yang menangani perkara dugaan suap PAW yang menjerat Harun Masiku.
“Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bertugas di KPK diharapkan menjadi nilai tambah dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara KPK dengan Polri ke depan,” tambahnya.
Dalam penugasan barunya, Rossa Purbo Bekti menggantikan AKBP Wibowo yang dimutasi menjadi Wakapolresta Sumenep, Polda Jawa Timur.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi pedoman utama agar setiap personel yang mendapat kepercayaan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Isir di Jakarta pada hari yang sama.(IMM)
