
Mabestvnews, Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., menghadiri peresmian Mushalla Munzalan Mubarokan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya yang diresmikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., pada Sabtu (01/08/2026) pukul 12.30 WIB di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Jalan Banda Aceh–Medan, Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat sinergitas antarinstansi penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Dr. Erry Pudyanto Marwantono, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Sayid Muhammad, S.H., M.H., Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., Ketua DPRK Pidie Jaya A. Kadir Jailani, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, S.T., M.T., Wakil Ketua I DPRK Kevin Fahlevi, Ketua MPU Pidie Jaya Dr. Tgk. H. Anwar Usman, S.Pd., M.M., unsur Forkopimda, para kepala SKPK, Muspika Kecamatan Ulim, serta insan pers.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya. Dalam sambutannya, Kajari menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Mushalla Munzalan Mubarokan yang diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Menurutnya, mushalla tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah bagi jajaran Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pembinaan rohani yang mampu memperkuat keimanan, ketakwaan, integritas, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memakmurkan mushalla melalui salat berjamaah, pembacaan Al-Qur’an, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan bahwa Kabupaten Pidie Jaya saat ini tengah memasuki masa transisi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah berharap dukungan serta doa dari seluruh elemen masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
Bupati juga mengajak seluruh unsur Kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjadikan mushalla sebagai pusat pembinaan karakter, peningkatan kualitas ibadah, serta penguatan nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Kajati Aceh Yudi Triadi menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya beserta seluruh jajaran dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan mushalla tersebut. Ia berharap seluruh pengorbanan dan amal yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.
Pada kesempatan yang sama, Kajati Aceh juga berpamitan kepada seluruh masyarakat Aceh dan jajaran Forkopimda seiring amanah barunya sebagai Kepala Pusat Penelusuran dan Perampasan Aset pada Kejaksaan Republik Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama bertugas di Aceh serta memohon maaf atas segala kekurangan selama mengemban amanah.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, penyerahan kunci mushalla, serta peninjauan langsung bangunan dan fasilitas Mushalla Munzalan Mubarokan oleh Kajati Aceh bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Kehadiran Kapolres Pidie Jaya dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam mempererat sinergitas, memperkuat koordinasi, serta menjalin silaturahmi yang harmonis dengan Kejaksaan dan seluruh unsur Forkopimda. Kolaborasi yang baik antarinstansi diharapkan mampu mendukung terciptanya penegakan hukum yang profesional, pelayanan publik yang semakin optimal, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Pidie Jaya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat hingga berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.





