
Mabestv.Newsz.id, SAMPANG – Cak Jum, yang dikenal sebagai Sahabat Rakyat sekaligus Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), turun langsung ke tengah masyarakat meninjau dan memberikan bantuan kepada keluarga Dul Rohman (39), warga yang hidup dalam keterbatasan dengan rumah tidak layak huni. Kunjungan tersebut dilakukan pada Jumat pagi, 31 Juli 2026, bertempat di Dusun Rabasan, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Jum menyerahkan bantuan berupa paket sembako yang meliputi beras, minyak goreng, dan telur. Bantuan ini diserahkan secara langsung guna meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga Dul Rohman.
Cak Jum menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan setelah menerima informasi dari warga sekitar mengenai kondisi keluarga yang sangat memprihatinkan, baik dari segi tempat tinggal maupun ketersediaan sarana sanitasi seperti Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).
“Setelah kami turun langsung ke lokasi, ternyata benar adanya. Keluarga Dul Rohman ini memang benar-benar tidak mampu, dan tempat tinggalnya pun jauh dari kata layak. Sangat pantas dan wajib untuk dibantu,” ujar Cak Jum di hadapan warga.
Kondisi rumah yang ditempati keluarga tersebut sangat memprihatinkan. Berupa gubuk berukuran kecil, hanya 3 kali 4 meter, terbuat dari anyaman bambu dengan lantai tanah. Dindingnya tampak sudah lapuk dan rusak dimakan usia, bahkan bagian yang rusak ditutup dengan kain dan pakaian bekas untuk menahan dinginnya angin malam. Karena kondisinya sudah sangat rapuh, gubuk itu pun disangga dengan tiang tambahan dikhawatirkan sewaktu-waktu dapat roboh.
Keprihatinan semakin terasa saat musim hujan tiba. Sering kali masuk hewan berbahaya seperti ular ke dalam rumah, mengingat dinding bambu yang sudah rusak dan tidak menutup rapat. Hal itu disampaikan langsung oleh keluarga Dul Rohman kepada Cak Jum saat kunjungan berlangsung.
Melihat kondisi yang demikian, Cak Jum memohon kepada pemerintah maupun para dermawan yang memiliki rezeki lebih agar dapat memperhatikan dan membantu keluarga yang menempati rumah tidak layak huni tersebut. Khususnya kepada pemerintah daerah, diharapkan agar program Bedah Rumah serta pemenuhan kebutuhan sarana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan fasilitas MCK dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan seperti keluarga Dul Rohman.
Diketahui, Dul Rohman (39) sehari-hari bekerja serabutan, sedangkan istrinya Muktiyeh (41) hanya sebagai ibu rumah tangga. Keduanya memiliki dua orang anak yang masih bersekolah, masing-masing di jenjang Sekolah Menengah Pertama sederajat dan Sekolah Dasar.(imm)





