Mabestv.Newsz.id, SIDOARJO – Calon Kepala Desa Pabean nomor urut 3, Bagus Ardiansyah SH, menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan selama delapan tahun apabila mendapat amanah memimpin Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Dengan mengusung semangat 3M yakni “Menata, Mengelola, Memperbaiki”, Bagus Ardiansyah berkomitmen menghadirkan pemerintahan desa yang transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, termasuk memberikan pelayanan kepada warga selama 24 jam.
Menurutnya, konsep 3M tersebut menjadi landasan dalam menjalankan roda pemerintahan desa ke depan. “Menata” memiliki makna membangun tata kelola desa yang lebih tertib, rapi, dan merata, baik dari sisi pembangunan, administrasi pemerintahan, maupun lingkungan desa.
Sementara “Mengelola” berarti menjalankan pemerintahan desa secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab, termasuk dalam pengelolaan anggaran, aset desa, serta program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Sedangkan “Memperbaiki” memiliki arti melakukan pembenahan terhadap pelayanan masyarakat, infrastruktur desa, tata kelola pemerintahan, hingga berbagai persoalan warga agar Desa Pabean menjadi lebih maju, nyaman, dan tertata.
Program tersebut juga difokuskan pada transparansi pemerintahan desa, pemerataan pembangunan di setiap wilayah RW dan RT, serta mengedepankan asas keadilan melalui musyawarah bersama masyarakat.
Bagus Ardiansyah menegaskan, pembangunan desa tidak boleh terpusat hanya di wilayah tertentu, namun harus dirasakan seluruh warga secara merata.
“Transparansi dan keadilan menjadi prioritas utama. Semua pembangunan harus melalui musyawarah bersama masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh warga Desa Pabean,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah mendorong dan mengawal penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan kepada Pemerintah Daerah (Pemda).
Menurutnya, hal tersebut penting agar aset perumahan seperti jalan, drainase, dan ruang terbuka hijau memiliki kepastian hukum serta mendapatkan pemeliharaan yang berkelanjutan demi kepentingan masyarakat.
Ia menjelaskan, penyerahan PSU merupakan kewajiban pengembang atau developer setelah masa pemeliharaan selesai. Dengan penyerahan tersebut, pengelolaan fasilitas umum dapat dilakukan secara lebih maksimal oleh pemerintah.
“Dengan adanya penyerahan PSU, masyarakat nantinya mendapatkan kepastian terkait pengelolaan fasilitas umum, mulai jalan lingkungan, drainase hingga ruang terbuka hijau,” jelasnya.
Selain itu, Bagus Ardiansyah juga berkomitmen mencarikan solusi terkait kebutuhan makam umum bagi masyarakat Desa Pabean yang selama ini menjadi perhatian warga.
Menurutnya, kebutuhan lahan makam menjadi persoalan penting yang harus segera dipikirkan bersama demi kepentingan masyarakat jangka panjang.
“Permasalahan makam umum juga akan menjadi prioritas kami. Kami akan mencari solusi terbaik melalui komunikasi dan musyawarah bersama tokoh masyarakat serta pihak terkait,” pungkasnya.
Sementara itu, dukungan masyarakat terhadap program yang diusung Bagus Ardiansyah terus bermunculan. Salah satu warga Desa Pabean yang enggan disebutkan nama lengkapnya, sebut saja Dina, mengaku sangat mendukung visi dan program calon kepala desa nomor urut 3 tersebut.
Ibu dua anak itu menilai program yang disampaikan Bagus Ardiansyah menyentuh kebutuhan masyarakat dan membawa harapan baru bagi kemajuan Desa Pabean.
“Saya sangat mendukung program Mas Bagus Ardiansyah, terutama soal pemerataan pembangunan dan solusi untuk makam umum warga. Programnya jelas dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Dina saat diwawancarai awak media.
Ia juga mengaku yakin apabila Bagus Ardiansyah ditakdirkan menjadi Kepala Desa Pabean, maka desa tersebut akan menjadi lebih baik ke depannya.
“Kalau beliau ditakdirkan menjadi kepala desa, saya yakin Desa Pabean bisa lebih maju, lebih tertata, dan masyarakatnya semakin diperhatikan,” tambahnya.(Imam/edy)