
Universitas Almuslim Peusangan Bireuen Wisuda 666 Lulusan, 106 Raih Cumlaude
Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, menggelar rangkaian kegiatan Rapat Senat Terbuka dan Wisuda 666 mahasiswa, Sabtu, 20 Juni 2026 di depan Gedung MA Jangka Peusangan.
Acara yang diselenggarakan itu menjadi momen penting dan bersejarah bagi ratusan mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka dan resmi menyandang gelar magister, sarjana, maupun diploma.
Sebanyak 666 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat, sukses dan penuh makna
Adapun rinciannya:
• Program Pascasarjana: 83 orang
• Fakultas Pertanian (FP): 53 orang
• Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): 299 orang
• Fakultas Teknik (FT): 31 orang
• Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): 98 orang
• Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM): 48 orang
• Fakultas Ekonomi: 12 orang
• Fakultas Kesehatan (FKes): 42 orang
Sementara dalam kategori kelulusan, terdiri atas: Kriteria persetujuan Lulusan dengan predikat pujian/cumlaude sebanyak: 106 orang dan Predikat sangat memuaskan: 560 orang.

Prosesi acara wisuda dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRK Bireuen, Gubernur Aceh diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Bupati Bireuen, Unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Rektor Umuslim DR Marwan M.Pd, Wakil Rektor Umuslim, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh, Ketua Pembina dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Ketua dan Anggota Senat Universitas Almuslim, para civitas akademika Universitas Almuslim, Camat dan unsur Forkopimcam Peusangan, para ketua organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan, wali para wisudawan dan para wisudawan/wisudawati.
Rektor Umuslim, Dr. Marwan M.Pd, menyebut, kegiatan wisuda merupakan momen penting sebagai titik tolak menuju masa depan mereka yang penuh harapan dan tantangan. Dalam kaitan tersebut, kita mengapresiasi besar terhadap keberhasilan mahasiswa dan institusi.
Rektor menegaskan bahwa wisuda adalah momen sakral yang menandai lahirnya generasi baru intelektual dan profesional. “Ini adalah hari yang penuh makna, karena lahirnya para pemimpin masa depan, para inovator, dan agen perubahan yang akan memberikan kontribusi positif bagi bangsa, negara dan masyarakat”.
Disebutkan juga tujuan pendidikan memiliki tiga tingkat utama yang harus dipahami dan dihayati oleh setiap lulusan:
1. Menguasai keterampilan dan mendapatkan pekerjaan yang layak
2. Memberikan manfaat dan mengabdi kepada masyarakat dengan ilmu yang dimiliki
3. Menjadi pembelajar sejati sepanjang hayat yang terus tumbuh dan berkembang
“Jadilah insan yang tidak berhenti belajar, karena pembelajar sejati adalah mereka yang terus menambah ilmu dan memberi makna bagi kehidupan,” pesan Rektor penuh inspirasi.
Lebih jauh lagi, Rektor menyampaikan bahwa gelar yang diperoleh bukan sekedar bukti keberhasilan akademik, tetapi juga sebuah amanah besar. Bagi lulusan magister, mereka harus mampu memahami hakikat ilmu, menerapkannya untuk kemaslahatan umat, dan berpikir lebih dalam serta bertindak bijak.
Sementara itu, lulusan sarjana diingatkan untuk menguasai teknologi, ekonomi, lingkungan, dan inovasi sosial agar mampu menjadi agen perubahan, penggerak pembangunan, serta mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa dan dunia.
“Ilmu dan kompetensi yang diperoleh para wisudawan harus segera dimanfaatkan untuk kesejahteraan diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Dunia kerja saat ini menuntut kemampuan beradaptasi, nalar kritis, sensitif sosial, serta integritas moral yang kokoh,” katanya.
Sementara Bupati Bireuen H Mukhlis berpesan agar para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang mampu memecahkan berbagai permasalahan sosial dan ekonomi, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.##







