Mabestv.Newsz.id, SURABAYA — Sejumlah warga di kawasan Petemon Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, mengeluhkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan saluran drainase menggunakan U-Ditch berukuran 60/40. Kondisi jalan yang dinilai semrawut selama pengerjaan proyek tersebut disebut mengganggu aktivitas masyarakat dan akses menuju rumah warga.
Keluhan ini mendorong warga meminta Wakil Wali Kota Surabaya beserta instansi terkait agar segera turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi pekerjaan. Warga berharap pelaksanaan proyek dapat ditangani dengan baik sehingga tidak terus menghambat mobilitas masyarakat sekitar.
Selain persoalan akses jalan, warga juga mempertanyakan transparansi informasi anggaran proyek. Berdasarkan keluhan yang disampaikan, papan informasi proyek diduga tidak mencantumkan keterangan anggaran secara jelas. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Warga berharap pihak pelaksana, konsultan pengawas, serta instansi pemerintah yang bertanggung jawab dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai nilai anggaran, sumber pendanaan, spesifikasi pekerjaan, dan jangka waktu pelaksanaan proyek.(16/10/2026)
“Jangan sampai pekerjaan yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat justru mengganggu aktivitas warga. Kami berharap pemerintah segera turun ke lapangan dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan,” demikian inti keluhan warga yang disampaikan terkait proyek tersebut.
Pekerjaan saluran drainase merupakan bagian dari upaya mendukung pengelolaan air dan mengurangi risiko genangan. Namun, pelaksanaannya juga perlu memperhatikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran akses masyarakat di sekitar lokasi.
Karena itu, warga meminta agar pelaksana proyek melakukan penataan area kerja dengan lebih baik, memastikan akses menuju rumah warga tetap dapat digunakan, serta memberikan informasi proyek yang mudah diketahui masyarakat.
Terkait dugaan kurangnya transparansi anggaran, diperlukan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak terkait untuk memastikan apakah papan informasi proyek telah dipasang sesuai ketentuan dan apakah seluruh pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi serta kontrak yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, maupun instansi pemerintah terkait mengenai keluhan warga tersebut. Nilai anggaran, sumber pendanaan, dan nama pelaksana proyek juga masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Warga Petemon Sidomulyo berharap Pemerintah Kota Surabaya segera menindaklanjuti keluhan tersebut melalui pemeriksaan langsung di lapangan. Mereka juga meminta agar pengawasan dilakukan secara serius guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar dan tidak merugikan masyarakat.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan maupun administrasi anggaran, warga berharap instansi berwenang melakukan evaluasi sesuai peraturan yang berlaku.
Catatan redaksi: Dugaan penyimpangan atau korupsi belum dapat disimpulkan tanpa bukti dan hasil pemeriksaan pihak berwenang. Oleh sebab itu, klarifikasi dari kontraktor, konsultan pengawas, dan dinas terkait tetap diperlukan demi pemberitaan yang berimbang dan akurat.(IMM/MK)
