
Mabestv.Newsz.id, MALANG – Polsek Wagir turut mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 01 Wagir, Jalan Raya Wagir Nomor 71, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan Senin, 13 Juli 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Wakapolsek Wagir, Ipda Heru Wahono, S.H., bertindak langsung sebagai pemateri, didampingi Aipda Doni Dwi Wahyono selaku Bhabinkamtibmas Desa Sitirejo. Kedua petugas disambut hangat oleh Bapak Wahyu dan Bapak Kasiono, serta dipimpin Kepala Sekolah SMPN 01 Wagir, Bapak Muriadi, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya kepada para siswa, Ipda Heru Wahono menyampaikan:
“Masa bersekolah di SMP ini adalah masa kalian memasuki tahap awal menuju masa remaja. Jika usia 21 tahun masih disebut sebagai masa remaja, maka kelak saat memasuki usia dewasa, adik‑adik harus selalu terbiasa berpikir positif dalam segala hal,” ujarnya.
Selain pesan tersebut, petugas juga menyampaikan materi pelatihan baris‑berbaris, penyuluhan keselamatan berlalu‑lintas, serta bahaya perundungan dan kenakalan remaja.
Pada hari ini kegiatan diikuti 310 siswa kelas 9. Besok giliran siswa kelas 8 yang akan mengikuti. Seluruh rangkaian MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
Sepanjang acara berlangsung, suasana terjaga aman, tertib, lancar, dan sangat kondusif hingga selesai.
Pada kegiatan tersebut, Wakapolsek Polsek Wagir IPDA Heru Wahono,S.H., bersama personel lain menjadi pemateri dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan hukum sejak dini, pencegahan kenakalan remaja, bahaya bullying, bijak menggunakan media sosial, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya tertib berlalu lintas.
Dalam penyampaiannya, Ipda Heru S.H., mengajak para siswa agar tidak mudah terpengaruh informasi hoaks yang beredar di media sosial, menghindari segala bentuk perundungan baik secara verbal maupun fisik, menjauhi tawuran pelajar dan penyalahgunaan narkoba, serta selalu menggunakan helm berstandar SNI dan knalpot sesuai spesifikasi teknis saat berkendara.
Ia juga menjelaskan bahwa kenakalan remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari individu maupun lingkungan. Oleh karena itu, peran orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta perilaku positif para pelajar.
“Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar agar memiliki kesadaran hukum, menjauhi perilaku negatif, serta menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan bertanggung jawab. Program Police Goes to School juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Ipda Heru.
Pada kegiatan tersebut, Wakapolsek Polsek Wagir IPDA Heru Wahono,S.H., bersama personel lain menjadi pemateri dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan hukum sejak dini, pencegahan kenakalan remaja, bahaya bullying, bijak menggunakan media sosial, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya tertib berlalu lintas.
Dalam penyampaiannya, Ipda Heru S.H., mengajak para siswa agar tidak mudah terpengaruh informasi hoaks yang beredar di media sosial, menghindari segala bentuk perundungan baik secara verbal maupun fisik, menjauhi tawuran pelajar dan penyalahgunaan narkoba, serta selalu menggunakan helm berstandar SNI dan knalpot sesuai spesifikasi teknis saat berkendara.
Ia juga menjelaskan bahwa kenakalan remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari individu maupun lingkungan. Oleh karena itu, peran orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta perilaku positif para pelajar.
“Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar agar memiliki kesadaran hukum, menjauhi perilaku negatif, serta menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan bertanggung jawab. Program Police Goes to School juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Ipda Heru.(Imam)




