Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, TNI (Tentara Nasional Indonesia) terus menunjukkan peran pentingnya dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah program “TNI Mengajar Disiplin Sekolah Desa”, yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kedisiplinan dan nilai-nilai kebangsaan.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berkarakter. Di beberapa daerah pedesaan, TNI telah melibatkan prajuritnya dalam kegiatan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pendidikan moral, serta pengenalan nilai-nilai bela negara kepada siswa-siswi sekolah dasar dan menengah pertama. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif pemerintah yang ingin mengembangkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Salah satu contoh nyata dari program ini adalah kehadiran Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo. Selain membangun infrastruktur seperti jalan rabat beton dan fasilitas sanitasi, Satgas TMMD juga melakukan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah. Di SMP Negeri 4 Satap Telaga Biru, para prajurit TNI memberikan penyuluhan PBB kepada siswa-siswi. Melalui latihan ini, anak-anak diajarkan disiplin, kerja sama, serta rasa hormat terhadap simbol-simbol negara.
Sertu Jemris dan Serda Rolys, dua personel yang bertindak sebagai pemateri, menjelaskan bahwa PBB bukan hanya tentang gerakan seragam, tetapi juga tentang membentuk mental tangguh dan jiwa cinta tanah air. “Latihan baris-berbaris bukan hanya soal gerakan yang seragam, tapi bagaimana membentuk mental tangguh, disiplin, dan kebersamaan,” ujar Sertu Jemris.
Kepala Sekolah Hasan Dali, S.Pd., menyambut baik kehadiran TNI dalam program ini. Menurutnya, siswa-siswi mendapat manfaat nyata dari pelatihan tersebut. “Anak-anak kami belajar disiplin langsung dari teladan para prajurit. Mereka termotivasi untuk lebih tertib dan menghargai waktu,” kata dia.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan tentang pentingnya gotong royong dan tanggung jawab sebagai pelajar. Para siswa diajak memahami arti hormat kepada simbol negara, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Di Brebes, TNI juga turut serta dalam program pelatihan dasar kedisiplinan bagi anak-anak Sekolah Rakyat di Sentra Abiyoso. Babinsa Leuwigajah, Absari Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan melibatkan siswa dari berbagai jenjang. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai dasar kedisiplinan, cara menghormati guru, serta meningkatkan pola pikir siswa agar lebih taat aturan.
Meski ada tantangan, seperti perbedaan latar belakang anak-anak, TNI tetap berkomitmen untuk menyelaraskan pemahaman mereka. “Kita akan terus coba samakan pola pikir mereka, walaupun latar belakangnya beda-beda,” tambah Absari.
Program “TNI Mengajar Disiplin Sekolah Desa” tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata TNI dalam membangun bangsa. Dengan langkah tegap dan suara lantang yang serempak, anak-anak sekolah di desa mulai menunjukkan semangat baru—semangat yang tumbuh dari disiplin, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tanah air.