Jumat Curhat Polda Lampung menjadi salah satu program rutin yang dijalankan oleh jajaran kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi warga, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Lampung. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, Jumat Curhat Polda Lampung juga menjadi perhatian publik karena berbagai kasus kriminal yang menghebohkan, termasuk kasus begal yang menimpa masyarakat.
Salah satu peristiwa yang mencuri perhatian adalah penembakan terhadap Leli Agustin (20 tahun), seorang petugas BRILink di Kecamatan Waybungur, Kabupaten Lampung Timur. Insiden ini terjadi pada Jumat (21/1/2022) saat korban sedang menjaga loket BRILink. Pelaku yang menggunakan motor melakukan aksi perampokan, namun korban berusaha mempertahankan diri. Akibatnya, pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kepala korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Uang sebesar Rp 50 juta juga dibawa kabur oleh pelaku.
Kasus ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan viral di media sosial. Polda Lampung segera menangani kasus tersebut dengan membentuk tim gabungan Ditreskrimum Polda Lampung. Dalam waktu singkat, pelaku Andrian alias Rian (37 tahun) berhasil ditangkap di OKU Timur, Sumsel. Sayangnya, pelaku meninggal dunia setelah ditembak oleh petugas saat melawan. Kejadian ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi masyarakat akibat tindak kejahatan seperti begal dan perampokan.
Pada kesempatan lain, Jumat Curhat Polda Lampung juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait keamanan lingkungan, lalu lintas, serta bahaya narkoba. Salah satu isu yang sering disampaikan adalah masalah begal yang semakin marak. Masyarakat khawatir dengan tingkat keamanan di sekitar mereka, terutama di malam hari. Banyak dari mereka yang bertanya apakah mereka boleh mengambil tindakan sendiri jika menghadapi kejahatan, meskipun hal itu bisa berisiko.

Dalam tanggapannya, Dir Binmas Polda Lampung menyampaikan bahwa keluhan masyarakat akan menjadi catatan penting bagi pihak kepolisian untuk meningkatkan pelayanan dan tindakan lebih cepat. “Kami akan terus berupaya untuk memastikan keamanan masyarakat dan memberikan perlindungan yang maksimal,” ujarnya. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri dan segera melaporkan kejadian ke pihak berwajib.
Program Jumat Curhat Polda Lampung terus berlangsung sebagai bentuk komitmen institusi Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat merasa lebih dekat dengan pihak kepolisian dan dapat saling bekerja sama dalam mengatasi masalah keamanan. Tidak hanya itu, Jumat Curhat juga menjadi wadah untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi kejahatan serta pentingnya kerja sama antara polisi dan masyarakat.
Melalui Jumat Curhat Polda Lampung, diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan bersama. Dengan demikian, masyarakat akan lebih waspada dan siap untuk berpartisipasi dalam menjaga kondusivitas wilayah.