Mabestv.Newsz.id, SIDOARJO – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, suasana politik memanas. Sabtu malam (23/05/2026), warga Dusun Alas Tipis digegerkan dengan dugaan praktik politik uang yang terjadi di lingkungan setempat.
Seorang pria diduga tertangkap tangan oleh warga saat membagikan amplop kepada sejumlah warga. Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat dan memicu kerumunan warga di lokasi kejadian.
Menurut informasi yang dihimpun, pria tersebut kemudian diamankan warga dan dibawa ke Balai Desa Pabean untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dalam pengakuannya di hadapan warga, Ketua Panitia Pilkades, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat, pria tersebut mengaku diperintah oleh Ketua RT 01 untuk membagikan amplop kepada warga agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Peristiwa itu sontak memicu reaksi masyarakat yang berharap Pilkades berjalan jujur, adil, dan kondusif tanpa adanya praktik politik uang. Warga meminta panitia Pilkades serta aparat terkait segera melakukan penelusuran dan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran aturan dalam proses Pilkades.
Situasi di Desa Pabean hingga kini masih menjadi perhatian warga menjelang hari pemungutan suara. Masyarakat berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjaga keamanan serta kondusivitas desa demi terciptanya pesta demokrasi yang damai.
Salah satu calon Kepala Desa Pabean nomor urut 3, Bagus Ardiansyah, SH,
menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa Pilkades seharusnya menjadi ajang demokrasi yang sehat, bukan diwarnai dugaan praktik money politics yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Kalau benar terjadi praktik seperti itu, tentu sangat disayangkan. Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan menjaga komitmen bersama untuk menciptakan Pilkades yang damai, jujur, dan bermartabat,” ujarnya.
Bagus Ardiansyah juga meminta agar panitia Pilkades dan aparat terkait bersikap netral serta bertindak tegas dalam menindaklanjuti setiap laporan dugaan pelanggaran.
Menurutnya, masyarakat Desa Pabean menginginkan pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang bersih tanpa tekanan maupun praktik bagi-bagi uang.
Ia pun mengimbau para pendukung masing-masing calon agar tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpancing emosi menjelang hari pemungutan suara. Menurutnya, kondusivitas desa harus tetap menjadi prioritas bersama demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(Imam/edy)