Mabestv.newsz.id, Rabu/15 April 2026 Kecamatan kodi kabupaten Sumba Barat daya “SBD” Nusa tenggara Timur “NTT” banyak badan usaha milik desa ” BUMDES “di beberapa desa yang di duga kuat tidak operasi yang disebabkan oleh kombinasi faktor manajemen, sumber daya manusia “SDM” dan perencanaan yang kurang matang.
Berdasarkan hasil pantauan media mabesnews com dilapangan menemukan beberapa desa,kendala utama minimnya pengawasan sehingga beberapa desa mengalami “sering mati suri” BUMDES. banyak pengelola bumdes yang ditujuk yang tidak memiliki latar belakang kewirausahaan atau pemahaman manajemen bisnis, sehingga sulit dikembangkan badan usaha milik desa ” BUMDES “.
Pengelolaan keuangan yang kurang transparan dan tidak adanya pencatatan yang tertib sehingga membuat BUMDES sulit di evaluasi dan rentan kerugian di setiap desa. Distributor peran dan tanggung jawab yang tidak jelas di antar semua pengurus BUMDES, sehingga mengakibatkan terjadinya BUMDES mati suri.
Ada juga bangunan BUMDES yang di dirikan hanya untuk memenuhi persyaratan administratif atau sekedar menyerap dana desa,tanpa study “feasibility study” yang serius hingga mengakibatkan rentan mati suri.bidang usaha yang dilakukan di tiap-tiap desa seharusnya menjadi salah satu sumber penghasilan yang positif dan membantu warga masyarakat desa masing-masing.
Banyak beberapa desa yang hanya meniru model usaha desa lain,sering terjadi di beberapa desa warga tidak di libatkan atau tidak merasa memiliki BUMDES sehingga dukungan sosial minim,kurang nya bersinergi dengan pemerintah desa,kepala desa dan pengurus BUMDES. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan revitalisasi dan fokus pada pelatihan “SDM” pemetaan ulang pada potensi desa,dan pendampingan manajemen keuangan yang transparan, sehingga keuangan badan usaha milik desa ” BUMDES “berjalan sesuai mekanisme perundang-undangan.
TIM LAPANGAN.
DOMINGGUS.