Mabestv.Newsz.id, OKI – Seorang warga bernama Efendy SB (47), yang menjabat sebagai Sekretaris Partai Buruh Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ilir sekaligus calon Ketua Kelompok Tani Merdeka Indonesia Air Sugihan, mengalami luka tembak saat menghadiri musyawarah penyelesaian sengketa lahan pertanian. Ia kini mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Palembang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, di lahan pertanian kawasan Parit Suro 1, Sungai Pangeran, Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan. Menurut keterangan saksi mata, Sawal, yang merupakan rekan korban, pertemuan tersebut telah disepakati sebelumnya antara kedua pihak untuk membahas batas dan penguasaan lahan yang menjadi sengketa.
Saat itu, korban bersama empat orang rekannya baru saja tiba dan turun dari sepeda motor. Tanpa diduga, tersangka yang berinisial JU (50), warga Kota Palembang yang mengklaim memiliki hak atas lahan tersebut, datang bersama sejumlah orang sambil membawa senjata api. Pelaku langsung mendekati korban dan menodongkan senjata ke arah wajah Efendy SB.
Tak lama kemudian, terdengar empat kali letusan tembakan. Korban sempat berusaha menghindar dan menangkis menggunakan tangan, sehingga jempol tangan kirinya mengalami luka robek. Namun, tiga butir peluru lainnya berhasil mengenai tubuh korban: satu di bagian dada, satu di pinggang kiri, dan satu lagi di pinggang kanan.
Suasana menjadi mencekam seketika. Warga dan petani yang berada di lokasi panik dan berhamburan menyelamatkan diri, sementara pelaku segera melarikan diri dari tempat kejadian. Rekan-rekan korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Air Sugihan, sebelum kemudian membawa Efendy SB untuk mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Jalur 27. Karena luka yang dinilai cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk menjalani operasi pengambilan butir peluru yang bersarang di dalam tubuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam pemantauan medis. Pihak kepolisian telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengamankan pelaku serta mengungkapkan kronologi lengkap kejadian tersebut.(Bud/Im)