
Mabestv.Newdz.id, SIDOARJO – Suasana menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pabean, Kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo, semakin memanas menyusul beredarnya pemberitaan terkait dugaan pendataan dukungan yang disertai permintaan data pribadi warga.
Menanggapi hal tersebut, calon kepala desa nomor urut 3, Bagus Ardiansyah SH, saat di hubungi melalui sambungan WhatsApp Jumat 01- 05 2026. menyampaikan sikap tegas dan mendesak panitia Pilkades untuk tidak bersikap pasif.
Bagus menegaskan, seluruh calon sebelumnya telah berkomitmen menjaga Pilkades berjalan damai, aman, dan menjunjung tinggi asas kejujuran. Namun, jika muncul dugaan praktik yang berpotensi melanggar aturan, panitia tidak boleh tinggal diam.
“Kalau memang ada dugaan pendataan dukungan disertai permintaan NIK atau indikasi yang mengarah pada money politik, panitia tidak boleh tutup mata. Ini bukan persoalan kecil, ini menyangkut integritas Pilkades,” tegasnya.
Menurut Bagus, panitia memiliki tanggung jawab penuh dalam mengawal seluruh tahapan agar berjalan sesuai aturan. Ia mengingatkan, ketegasan panitia akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Desa Pabean.
“Panitia jangan hanya menjadi penonton. Harus ada sikap jelas. Jika ada pelanggaran, panggil pihak terkait, klarifikasi secara terbuka, dan beri sanksi jika memang terbukti. Jangan sampai masyarakat menilai panitia lemah atau tebang pilih,” ujarnya.
Bagus juga menekankan bahwa waktu menuju hari pemungutan suara tinggal kurang dari satu bulan. Karena itu, segala potensi kecurangan harus segera dihentikan agar tidak berkembang menjadi konflik horizontal di tengah masyarakat.
“Kita sudah sepakat untuk tidak melakukan money politik dan kecurangan dalam bentuk apa pun. Kalau ada yang mulai bermain-main, panitia wajib bertindak. Jangan menunggu situasi makin panas,” tambahnya.
Ia juga meminta panitia meningkatkan pengawasan terhadap seluruh calon, tim sukses, dan simpatisan. Koordinasi dengan BPD serta unsur terkait dinilai penting untuk memastikan tidak ada praktik yang mencederai asas pemilihan yang jujur dan adil.
“Panitia harus lebih tegas dan berani. Ini demi marwah Pilkades Pabean. Kalau sejak awal tidak dikendalikan, nanti yang rugi masyarakat sendiri,” pungkas Bagus.
Beberapa calon kepala desa pabean berharap panitia segera mengambil langkah konkret agar Pilkades Pabean tetap berlangsung bersih, transparan, dan bermartabat, tanpa bayang-bayang dugaan pelanggaran yang merusak kepercayaan publik.(Imam/edy)






