Mabestv.Newsz.id, MALANG – Pemerintah Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menggelar tradisi tahunan Bersih Desa 2026 dengan khidmat. Mengangkat tema “Guyub Rukun Mbangun Deso”, puncak peringatan ini dimeriahkan dengan Pagelaran Wayang Kulit yang berlangsung di Rest Area Desa Sumbersekar pada Kamis (4/6) malam.
Acara kebudayaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, Kepala Bidang DPMD Kabupaten Malang Ira Koeswandari, S.STP, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang. Turut hadir unsur Muspika Dau, di antaranya Camat Dau Desy Ariyanti, S.STP., M.M., Plt. Kapolsek Dau AKP Hari Eko Utomo, S.AP., M.H., dan perwakilan Danramil 0818/29 Dau Peltu Hari Karyawanto. Kehadiran para kepala desa se-Kecamatan Dau, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga setempat semakin menambah kehangatan suasana.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumbersekar, Ririn Catur Kurniasasi, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dan panitia yang telah menyukseskan rangkaian acara ini. Ia menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka dalam menyerap aspirasi warga demi kemajuan bersama.
”Kami berharap tiga agenda besar Desa Sumbersekar di tahun 2026 ini dapat berjalan lancar. Selaku kepala desa, kami siap menampung semua aspirasi dan masukan dari warga demi kemajuan kita bersama,” ujar Ririn.
Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang sangat mendukung kegiatan adat seperti Bersih Desa, yang dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan simbol rasa syukur sekaligus benteng kelestarian budaya bangsa.
”Tradisi ini adalah wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat, keselamatan, dan rezeki. Lebih dari itu, Bersih Desa menjadi sarana mempererat gotong royong dan kerukunan antarwarga. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Malang yang makmur,” tutur Wakil Bupati.
Sebelum pagelaran inti dimulai, acara diisi dengan pembacaan doa bersama dan penampilan memukau Tari Remong. Momentum puncak ditandai dengan penyerahan tokoh wayang Gunungan secara simbolis oleh Wakil Bupati Malang kepada Ki Dalang Dian Permana Putra, S.Sos., asal Malang, yang kemudian memimpin jalannya pertunjukan wayang kulit.
Untuk memastikan acara berjalan tertib, personel gabungan dari Polsek Dau yang dipimpin langsung oleh Plt. Kapolsek Dau AKP Hari Eko Utomo, bersama Koramil Dau melalui Babinsa Sertu Slamet, Bhabinkamtibmas Brigpol Dia, dan jajaran terkait melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Hingga acara berakhir pada pukul 22.15 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
(u-hmssekdau/Imam)