
Mabestv.Newsz.id, SURABAYA – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Era Globalisasi” di Hotel Morazen, Jalan Kayoon No. 4-10, Surabaya, Jumat (25/4/2026). Kegiatan ini dirangkai dengan acara Halal Bihalal keluarga besar AMI pasca Idulfitri 1447 H.
Mengangkat tema “Menelisik dan Mencegah Tindak Pidana Korupsi di Era Digitalisasi”, kegiatan ini dihadiri ratusan anggota AMI dan elemen masyarakat Madura dari berbagai daerah.
Sambutan pembuka disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, S.E., S.H. Dalam paparannya, Baihaki menegaskan bahwa digitalisasi adalah pisau bermata dua. “Di satu sisi memudahkan pelayanan publik, di sisi lain membuka celah korupsi baru berbasis teknologi. Karena itu, literasi digital dan pengawasan publik harus diperkuat. Momentum Halal Bihalal ini kita jadikan ajang memperkuat komitmen moral anti-korupsi,” tegasnya.
Seminar menghadirkan narasumber lintas institusi. Dari unsur akademisi, hadir Dr. Jamil, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya yang membahas celah hukum korupsi siber. Polrestabes Surabaya mengutus Yanto dari Divisi Intelijen untuk memaparkan modus korupsi berbasis data dan transaksi elektronik. Sementara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur diwakili Dwi Caesar Oktavianus, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya pemulihan aset dan penguatan intelijen keuangan. Pemkot Surabaya juga turut serta melalui delegasinya, Tanjun, yang berbagi praktik baik _e-government_ untuk menutup ruang pungli.
Jalannya diskusi dipandu moderator Taufikurrahman, S.H., M.M. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar peran masyarakat dalam pelaporan, perlindungan whistleblower, hingga transparansi anggaran desa.
Usai sesi materi, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal dan ramah tamah antar peserta, narasumber, dan pengurus AMI. Suasana makin hangat dengan pertunjukan seni pencak silat khas Madura dan hiburan musik electone sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Melalui seminar dan Halal Bihalal ini, AMI berharap masyarakat Madura, khususnya generasi muda, tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut aktif mengawasi dan mencegah praktik korupsi di era digital. “Pemberantasan korupsi bukan hanya tugas penegak hukum, tapi gerakan bersama yang harus dimulai dari silaturahmi dan niat baik,” pungkas Baihaki.(kc/Imam)







