Mabestv.Newsz.id, Malang, Jatim – Seorang mahasiswa berusia 20 tahun ditemukan tak bernyawa di lantai dasar sebuah Apartemen Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Sebelum mengakhiri hidupnya secara tragis, mahasiswa tersebut menuliskan wasiat di media sosial (medsos) pribadinya.
Hal ini terungkap setelah seorang laki-laki yang mengaku sebagai teman kuliah korban berisinial IY (19) mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengatakan bahwa saksi yang mengaku teman korban mendatangi lokasi 30 menit setelah peristiwa nahas itu terjadi.
“Teman kuliah korban menerangkan bahwa korban sebelum melakukan bundir mengirimkan wasiat melalui unggahan akun Instagram pribadinya,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).
Unggahan tersebut berisi ucapan terima kasih dan permohonan maaf. Bahkan, dari hasil pemeriksaan saksi, diketahui korban telah memiliki niatan mengakhiri hidupnya sejak satu tahun lalu.
“Unggahan akun Instagramnya berisi ucapan terima kasih dan meminta maaf kepada orang yang mendiang sayangi. Dari sepengatahuan saksi, niatan bundir ini sudah ada sejak satu tahun lalu,” bebernya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mengenai motif korban melakukan dugaan bundir dengan cara terjun dari lantai 11 apartemen tersebut.
“Proses penyelidikan masih berlangsung, kami belum menyimpulkan motif korban,” tegas Anang.
Sebelumnya, seorang mahasiswa berusia 20 ditemukan meninggal dunia setelah diduga bundir dengan cara melompat dari sebuah apartemen di Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu (25/3/2026) dini hari.
Dari hasil penyelidikan olen pihak kepolisian, korban diketahui berinisial CLS, warga Jakarta Pusat yang berstatus sebagai mahasiswa.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.15 WIB di lantai dasar Apartemen Everyday Hotel. Korban diduga bundir dengan cara melompat dari lantai 11, tepat di kamar nomor 51 yang disewanya.(red/I’m)