Mabestv.Newsz.id, Sidoarjo – Pemerintah Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo mengusulkan pembangunan saluran air tersier di sepanjang jalan RT 6 dan RT 7 Dusun Tenggulunan. Usulan tersebut diajukan mengingat kondisi saluran air yang berada di sisi jalan kabupaten tersebut dinilai rawan longsor dan berpotensi ambruk.
Saluran air yang berdampingan langsung dengan akses jalan kabupaten itu saat ini mengalami penurunan kondisi tanah di beberapa titik. Seiring meningkatnya aktivitas lalu lintas kendaraan yang melintas setiap hari, bahu jalan di lokasi tersebut dikhawatirkan semakin rentan longsor apabila tidak segera dilakukan pembangunan saluran yang lebih permanen.
Selain menjadi akses lalu lintas warga, kawasan tersebut juga berada di area persawahan yang hingga kini masih produktif. Oleh karena itu, keberadaan saluran air tersier sangat dibutuhkan untuk mendukung sistem pengairan bagi para petani di wilayah tersebut.
Kepala Desa Watugolong, Slamet Handoyo, mengatakan bahwa pembangunan saluran air tersier sangat penting guna mendukung kelancaran aktivitas pertanian sekaligus menjaga keamanan bahu jalan.
“Saluran ini sangat dibutuhkan oleh para petani di Dusun Tenggulunan. Selain untuk memperlancar pengairan sawah, juga untuk mengantisipasi agar tanah di bahu jalan tidak longsor yang bisa membahayakan pengguna jalan,” ujar Slamet Handoyo.
Ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pendukung swasembada pangan nasional, sehingga perlu didukung dengan sarana infrastruktur yang memadai, termasuk jaringan irigasi yang baik.
Rencana pembangunan saluran air tersier tersebut berlokasi di Dusun Tenggulunan, Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo dengan rincian dimensi pembangunan sepanjang kurang lebih ±400 meter pada dua sisi, yakni sisi utara dan selatan, dengan lebar sekitar 80 sentimeter dan tinggi sekitar 60 sentimeter.
Pembangunan saluran air tersier tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para petani di Desa Watugolong khususnya, serta masyarakat luas pada umumnya. Selain mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian, pembangunan ini juga bertujuan menjaga stabilitas tanah di sepanjang bahu jalan yang menjadi akses penting warga.
Pemerintah Desa Watugolong berharap usulan pembangunan saluran air tersier tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan dapat direalisasikan pada tahun 2026 atau 2027 demi menunjang ketahanan pertanian dan keselamatan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.(Imam/edy)