
MABESTV.NEWSZ.ID | LAHAT, SUMATERA SELATAN – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta pelaksanaan Program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di SMKN 3 Pumi Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menjadi perhatian sejumlah guru dan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari beberapa narasumber, muncul pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan dana BOS dan pelaksanaan program PSG di sekolah tersebut.
Sejumlah narasumber menyampaikan bahwa mereka belum memperoleh penjelasan yang memadai dari pihak kepala sekolah mengenai pengelolaan dana maupun pelaksanaan program yang dimaksud.
Kondisi tersebut menimbulkan harapan agar pihak sekolah dapat memberikan informasi secara terbuka kepada para guru dan masyarakat yang berkepentingan terhadap penyelenggaraan pendidikan.
### Awak Media Dua Kali Berupaya Mengonfirmasi Kepala Sekolah
Sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang berimbang, awak media telah dua kali mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi langsung kepada kepala sekolah.
Namun, dalam kedua kesempatan tersebut, awak media belum berhasil bertemu dengan yang bersangkutan.
Hingga berita ini disusun, pihak kepala sekolah belum memberikan penjelasan langsung terkait sejumlah pertanyaan yang disampaikan para narasumber.
### Kepala Sekolah Diharapkan Memberikan Penjelasan Terbuka
Awak media berharap Kepala SMKN 3 Pumi Tanjung Sakti dapat segera memberikan klarifikasi mengenai pengelolaan dana BOS dan pelaksanaan program PSG.
Penjelasan tersebut dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman serta menjaga kepercayaan para guru, orang tua siswa, dan masyarakat terhadap pengelolaan sekolah.
Transparansi dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang akuntabel.
Pemberitaan ini dimaksudkan sebagai bentuk kontrol sosial sekaligus membuka ruang bagi pihak sekolah untuk memberikan penjelasan dan hak jawab secara berimbang.
Awak media akan terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persoalan tersebut.
(Bersambung)
Reporter: HBL




