
Mabestv.Newsz.id, SAMPANG – Menunjukkan rasa kepedulian yang mendalam, Ketua MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik H. Mat Nyasin bersama rombongan mengunjungi keluarga Almarhum KH Mohammad Rizki Darqutni Khosin di Desa Meteng Kamondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (17/07/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah berita duka wafatnya almarhum akibat kecelakaan tunggal di jalan tol di Malaysia.
Kakak kandung almarhum, KH Basit, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik, beserta seluruh pengurus dan anggotanya yang telah memberikan perhatian serta bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik yang telah berkunjung dan membantu kelima anak yatim almarhum KH Mohammad Rizki Darqutni Khosin. Almarhum meninggal dunia pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 15.16 waktu setempat di Hospital Slim River, Perak Malaysia, saat dalam perjalanan dan mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol Malaysia,” ungkap KH Basit.
Lebih lanjut KH Basit menyampaikan bahwa almarhum merupakan seorang Kyai yang sangat pekerja keras, rela pergi hingga ke Malaysia untuk berdagang demi menghidupi kebutuhan keluarganya. “Kami sangat kehilangan beliau,” tambahnya dengan nada haru.
Sementara itu, Ketua MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik H. Mat Nyasin menyatakan bahwa kedatangan dirinya bersama anggota adalah bentuk turut berbelasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Dua Puluh Lima Juta Rupiah. Dana tersebut merupakan hasil sumbangsih murni dari rekan-rekan MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik yang diserahkan langsung kepada kelima anak yatim yang telah ditinggal almarhum KH Mohammad Rizki Darqutni Khosin.
“Kami seluruh keluarga besar MADAS Sedarah Balong Panggang Gersik turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Mohammad Rizki Darqutni Khosin. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan perjuangan dakwahnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga, para santri, dan seluruh masyarakat yang ditinggalkan,” pungkas H. Mat Nyasin.(imm/mldn)






