
Mabestv.Newsz.id, SAMPANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menuai sorotan tajam. Kali ini datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat PIAR yang menemukan sejumlah indikasi kejanggalan terkait keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Direktur LSM PIAR, Abd. Hamid menegaskan bahwa pusat produksi makanan bergizi seharusnya menjamin standar kebersihan yang ketat. Namun, lokasi yang digunakan justru dinilai tidak layak.
“Keberadaan dapur MBG ini berada di tanah dan bangunan milik Pemkab Sampang, tepatnya di lokasi pasar hewan yang sangat kotor dan kebersihannya tidak terjamin,” ungkap Hamid kepada media, Selasa (14/7/2026).
Selain masalah kebersihan, pihaknya juga mempertanyakan aspek keuangan. Dikhawatirkan biaya sewa yang dibayarkan Badan Gizi Nasional tidak masuk ke kas daerah.
“Kalau memakai aset milik pemerintah Sampang, ke mana anggaran sewa dari BGN ini mengalir? Apakah ke perorangan, yayasan, atau masuk menjadi pendapatan daerah?” tanyanya.
Untuk menyingkap hal tersebut, LSM PIAR telah mengirimkan surat kepada BPPKAD Kabupaten Sampang guna mengagendakan pertemuan sekaligus meminta kejelasan status aset tersebut. Pihaknya juga meminta kehadiran Satgas MBG Kabupaten Sampang dalam pertemuan tersebut.
Hingga berita ini disampaikan, media masih terus mengawal perkembangan hasil audiensi yang akan dilaksanakan tersebut.(Imam)






