Mabestv.Newsz.id, MALANG – Menjelang perayaan Selamatan Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang tahun 2026, jajaran Muspika Dau menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis terkait pengamanan rangkaian kegiatan pawai budaya dan karnaval. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, S.H., M.H., ini berlangsung di Aula Balai Desa Sumbersekar pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung meriah pada 24 hingga 25 Juli 2026 mendatang ini mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan guna memastikan situasi tetap kondusif, aman, dan tertib.
Penekanan Keamanan dan Kepatuhan Aturan
Dalam arahannya, Kapolsek Dau menegaskan bahwa meskipun masyarakat antusias menyambut karnaval—khususnya penggunaan sound system besar (sound horeg)—aspek ketertiban umum tetap menjadi prioritas utama.
“Kami tidak bangga jika harus melakukan penegakan hukum akibat pelanggaran. Oleh karena itu, kami tekankan sejak awal: tidak ada miras, narkoba, pornografi, maupun pornoaksi. Kami juga meminta panitia tegas mengatur agar tidak ada perusakan fasilitas umum seperti jembatan atau kabel wifi,” tegas Kompol Sigit.
Lebih lanjut, Kapolsek juga memberikan aturan ketat bagi peserta karnaval, terutama untuk armada pengangkut sound system. Setiap kendaraan wajib dalam kondisi layak jalan (lulus uji KIR), pengemudi memiliki SIM B1, dan penataan sound harus dilakukan dengan standar keamanan tinggi untuk menghindari kecelakaan. Selain itu, batas waktu cek sound ditetapkan hingga pukul 23.00 WIB.
Sinergi Lintas Sektoral
Camat Dau, Desy Ariyanti, S.STP., M.M., menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk syukur masyarakat atas hasil panen dan keberkahan. Ia mengajak seluruh elemen desa untuk berkomitmen mematuhi kesepakatan yang telah dibuat.
Dukungan juga datang dari jajaran Koramil 0818/29 dan Puskesmas Dau. Kepala Puskesmas Dau, drg. Anitarini, menekankan pentingnya kesiapan jalur evakuasi khusus untuk ambulans agar penanganan medis bisa dilakukan dengan cepat dan sigap jika terjadi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
Kesiapan Panitia
Ketua Panitia Karnaval, Bapak Kristianto, memaparkan bahwa kegiatan puncak akan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 dengan rute sepanjang 1,9 kilometer, mulai dari SDN 2 Sumbersekar hingga Toko Mars Dusun Semanding. Karnaval ini akan dimeriahkan oleh 40 tim yang terdiri dari 11 lembaga pendidikan, 13 kontingen budaya, dan 16 kontingen sound.
Pihak panitia juga telah menyiapkan mitigasi risiko, termasuk pengelolaan parkir oleh Karang Taruna Desa Sumbersekar dan komitmen untuk mengganti kerugian jika terjadi kerusakan pada rumah warga selama prosesi karnaval.
Dengan koordinasi lintas sektor yang solid, diharapkan perayaan Selamatan Desa Sumbersekar 2026 dapat berlangsung dengan meriah, aman, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang.(Imam)