Mabestv.Newsz.id, MALANG – Pemerintah Desa Kalisongo bersama Muspika Kecamatan Dau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) besar-besaran demi menyukseskan rangkaian kegiatan Pawai Budaya dan Selamatan Desa Kalisongo Tahun 2026. Pertemuan krusial yang berlangsung di Balai Desa Kalisongo pada Jumat malam (3/7/2026) ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, S.H., M.H., serta jajaran tokoh masyarakat, RT/RW, dan pemuda karang taruna setempat.
Rakor ini menjadi wadah penyamaan persepsi sekaligus perumusan aturan ketat demi menjamin perayaan tahunan ini berjalan dengan aman, tertib, dan menghibur tanpa mengorbankan kenyamanan publik.
Komitmen Bersama: Tertib, Aman, Tanpa Miras dan Pornografi
Dalam arahannya, Kapolsek Dau Kompol Purwanto Sigit Raharjo memberikan apresiasi tinggi kepada panitia yang dinilai sangat siap dan detail dalam memaparkan rencana kegiatan. Namun, ia juga memberikan catatan tegas terkait aspek keselamatan dan ketertiban.
“Suksesnya karnaval ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami meminta komitmen penuh dari panitia dan peserta untuk mematuhi aturan. Tidak boleh ada yang mabuk-mabukan, tidak ada penjualan miras, serta mutlak bebas dari unsur pornografi maupun pornoaksi,” tegas Kompol Sigit.
Mengingat kontur jalan di wilayah Kalisongo yang cukup menanjak, Kapolsek juga menginstruksikan agar seluruh truk pengangkut sound system dipastikan dalam kondisi prima, lolos uji KIR, serta wajib menyiapkan ganjal ban (kek) di setiap armada.
Jadwal Rangkaian Selamatan Desa Kalisongo 2026
Berdasarkan hasil pemaparan dari Kasi Pemerintahan Desa Kalisongo, Bpk. Moh Hadi, agenda perayaan tahun ini dipastikan akan sangat meriah dan terbagi dalam beberapa hari, di antaranya:
Minggu, 12 Juli 2026 (Pukul 19.00 WIB): Pagelaran Wayang Kulit di Balai Desa Kalisongo.
Jumat, 17 Juli 2026 (Pukul 19.00 – 23.00 WIB): Agenda Cek Sound serentak di masing-masing wilayah RT.
Sabtu, 18 Juli 2026 : Puncak Acara Karnaval dan Pawai Budaya.
Rute: Start dari Pintu Masuk Perum VPT Jl. Raya Dusun Kunci dan Finish di Dusun Loandeng Kidul RT 04/RW 05 (Menempuh jarak ± 2 Km).
Antisipasi Medis dan Regulasi Parkir Resmi
Sektor kesehatan dan manajemen lalu lintas juga tak luput dari pembahasan. Kepala Puskesmas Dau, Drg. Anitarini, mengingatkan panitia untuk mengamankan jalur evakuasi khusus ambulans. Ia juga mengingatkan terkait regulasi kesehatan penting bagi para peserta.
“Perlu dicatat bahwa segala bentuk cedera atau kejadian yang disebabkan oleh petasan dan flare tidak dapat dicover oleh BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama,” imbau Drg. Anitarini.
Di akhir acara, agenda dilanjutkan dengan pengundian nomor urut peserta karnaval serta sesi foto bersama. Hingga rakor berakhir menjelang tengah malam, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong. Desa Kalisongo kini siap menyambut pesta budaya dengan wajah yang lebih tertata dan aman bagi semua.(Imam)