
Mabestvnews, Jakarta : Dr. Iswadi, M.Pd menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah dan komitmen Prabowo Subianto dalam merealisasikan tiga program prioritas nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta penguatan Koperasi Merah Putih. Ketiga program tersebut dinilai sebagai fondasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.
Dalam pernyataannya, Dr. Iswadi menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah konkret dan visioner dalam mengatasi persoalan gizi, khususnya stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan anak, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup cenderung memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik dan perkembangan kognitif yang optimal.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya implementasi program ini secara tepat sasaran dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada tata kelola distribusi, pengawasan kualitas makanan, serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Dengan manajemen yang baik, program ini diyakini mampu menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.
Selain itu, Dr. Iswadi juga memberikan perhatian khusus terhadap program Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan dan menciptakan keadilan sosial. Oleh karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Menurutnya, program ini perlu didukung dengan penyediaan tenaga pendidik yang kompeten, kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta fasilitas pendidikan yang memadai. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan inklusif agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan. Dengan demikian, Sekolah Rakyat dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter.
Di sisi lain, penguatan Koperasi Merah Putih dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan. Dr. Iswadi menyatakan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah, serta menciptakan pemerataan ekonomi. Melalui koperasi, masyarakat dapat memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan, pelatihan, dan jaringan pemasaran.
Ia menambahkan bahwa revitalisasi koperasi perlu dilakukan secara modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi koperasi, transparansi pengelolaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan program ini. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dr. Iswadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi, praktisi, dan sektor swasta, untuk turut serta mendukung dan mengawal pelaksanaan ketiga program tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan program nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen bangsa.
Ketiga program ini merupakan langkah strategis yang saling melengkapi mulai dari peningkatan kualitas gizi, pemerataan pendidikan, hingga penguatan ekonomi rakyat. Jika dilaksanakan dengan baik, program-program ini akan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan Indonesia, ujarnya.
Sebagai penutup, Dr. Iswadi, M.Pd berharap agar implementasi program-program tersebut dapat dilakukan secara konsisten, transparan, dan berorientasi pada hasil yang nyata. Ia optimistis bahwa dengan komitmen yang kuat dari pemerintah serta dukungan masyarakat luas, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.##





